Manajemen Risiko dan Asuransi: “Dasar-Dasar Manajemen Risiko”

Risiko dapat didefinisikan sebagai kombinasi probabilita suatu kejadian dengan konsekuensinya atau dengan akibatnya (ISO/ IEC Guide 73). Untuk semua tindakan atau aktivitas yang dilakukan oleh manusia (organisasi) selalu terdapat potensi kejadian dan akibat yang mungkin berupa keuntungan (upside risk) atau bahaya terhadap keberhasilan (downside risk). Risiko dapat juga didefinisikan sebagai pure risk dan speculative risk. Manajemen Risiko adalah suatu proses dengan metode-metode tertentu supaya suatu organisasi mempertimbangkan risiko portofolio kegiatan organisasi.

Fokus manajemen risiko adalah mengenal pasti risiko dan mengambil tindakan yang tepat terhadap risiko. Tujuannya adalah secara terus menerus menciptakan/ menambah nilai maksimum kepada semua kegiatan organisasi. Materi kuliah ini dapat saudara download di sini.

30 April, 2011 at 10:49 am 8 komentar

Refleksi Diri: “Nikmatnya Berbagi Dengan Sesama”

Alangkah indahnya hidup ini jika masing-masing kita menyadari akan eksistenis keberadaan kita di dunia ini. Alangkah cerianya hidup ini jika masing-masing dari kita mau berbagi dengan sesama. Kawan, lihatlah kemesraan keluarga semut di sana, yang mau menyisikan sebagian sisa makanannya untuk saudara-saudara mereka. Alangkah indahnya mereka yang mau bergotong royong dengan yang lain hanya untuk mengangkat sebutir nasi. Alam di sekitar kita telah begitu banyak mengajarkan pada kita bagaimana caranya untuk berbagi dengan yang lain

Kawan, bagilah kebahagiaan kita kepada sesama walapun itu hanya sedikit. Janganlah kita liat nilai dari apa yang kita berikan, tapi lihatlah ketulusan dan keikhlasan kita dalam Baca Selanjutnya…

2 April, 2011 at 10:45 am 5 komentar

Makanan Untuk Nutrisi Otak Si Kecil

Otak merupakan organ tubuh paling penting bagi manusia yang berperan sebagai pengendali seluruh bagian tubuh, seperti mengingat, berkosentrasi, mengantuk, mempelajari pengetahuan baru, dan sebagainya. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Beratnya tugas otak menyebabkan otak membutuhkan sekitar 50% dari seluruh kebutuhan energi atau tenaga dalam tubuh. Kurangnya nutrisi otak akan sangat mempengaruhi daya maksimal kerja dari otak manusia.

Agar si kecil dapat tumbuh sehat dan cerdas maka kebutuhan nutrisi yang diperlukan antara lain Lemak Pembangunan Otak, terutama asam lemak (DHA dan ARA), merupakan salah satu nutrisi yang penting Baca Selanjutnya…

26 Maret, 2011 at 1:10 pm 4 komentar

Sistem Informasi Manajemen: “Pendekatan Sistem dan Teknologi Informasi Dalam Sistem Informasi Akuntansi”

Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan suatu rerangka pengkordinasian sumber daya (data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan (Wilkinson, 1991). Transaksi memungkinkan perusahaan melakukan operasi, menyelenggarakan arsip dan catatan yang up to date, dan mencerminkan aktivitas organisasi. Transaksi akuntansi merupakan transaksi pertukaran yang mempunyai nilai ekonomis.

Tujuan sistem informasi akuntansi adalah untuk menyediakan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang dilaksanakan oleh aktivitas yang disebut pemrosesan informasi. Materi kuliah ini dapat saudara download disini.

22 Januari, 2011 at 3:39 pm 2 komentar

Sistem Informasi Manajemen: “Virtual Office”

Asal muasal otomatisasi kantor bermula ketika pada awal tahun 1960-an IBM menciptakan istilah word processing untuk mengungkapkan konsep bahwa kegiatan kantor berpusat pada pengoahan kata-kata. Kantor maya (virtual office) muncul pada tahun 1970-an saat komputer mikro dan peralatan komunikasi murah memungkinkan seseorang bekerja di rumah. Otomatisasi Kantor ( Office Automation) atau OA, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang di dalam maupun di luar perusahaan.

Kemampuan otomasi kantor menghubungkan orang secara elektronik telah membuka cara baru melakukan pekerjaan kantor. Pekerjaan kantor dapat dilakukan di lokasi geografis mana pun selama tempat kerja itu terhubung dengan lokasi tetap perusahaan melalui sejenis komunikasi elektronik. Materi kuliah ini dapat saudara download di sini.

22 Januari, 2011 at 3:28 pm Tinggalkan komentar

Studi Kelayakan Bisnis: “Aspek Keuangan Dalam Studi Kelayakan Bisnis”

Keuangan merupakan salah satu fungsi bisnis yang bertujuan untuk membuat keputusan-keputusan investasi, pendanaan, dan dividen. Keputusan pendanaan difokuskan untuk mendapatkan usaha optimal dalam rangka mendapatkan dana/dana tambahan untuk mendukung kebijakan investasi. Masalah utama dalam mengoptimalkan keputusan pendanaan adalah menetapkan struktur modal (utang dan ekuitas) yang optimal sebagai asumsi dasar dalam memutuskan berapa jumlah dana dan bagaimana komposisi jumlah dana pinjaman dan dana sendiri yang ditambahkan untuk mendukung kebijakan investasi sehingga kinerja keuangan perusahaan dapat tumbuh. Suatu aktivitas bisnis tidak akan dapat berjalan dengan baik bila tidak didukung oleh ketersediaan dana yang baik dan mencukupi.

Studi keuangan akan lebih memberikan pendalaman ke arah bagaimana dana akan dialokasikan oleh perusahaan. Materi Kuliah ini dapat saudara download disini.

31 Desember, 2010 at 10:24 am 7 komentar

Sistem Informasi Manajemen: “Sistem Pendukung Keputusan”

Keputusan merupakan rangkaian tindakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan kesempatan. Menurut Herbert A. Simon (Carnegie-Mellon University) menyatakan bahwa keputusan berada pada suatu rangkaian kesatuan (continuum), dengan keputusan terporgram pada satu ujungnya dan keputusan tidak terprogram pada ujung lainnya. Konsep DSS dimulai pada akhir tahun 1960-an dengan timesharing komputer. Pada saat itu untuk pertama kalinya seseorang dapat berinteraksi langsung dengan komputer tanpa harus melalui spesialis informasi. Istilah DSS diciptakan oleh G. Anthony Gorry dan Michael S. Scott Morton (Profesor dari MIT) pada tahun 1971. Mereka merasa perlunya suatu kerangka kerja untuk mengarahkan aplikasi komputer kepada pengambilan keputusan manajemen dan mengembangkan apa yang telah dikenal sebagai Garry & Scott marton Gird.

Pada tahun 1976, Steven L Alter (MIT) dengan berdasarkan kerangka kerja Gorry dan Scott Marton telah melakukan penelitian atas 56 DSS. Penelitian tersebut memungkinkan pengembangan suatu taksonomi dari enam jenis DSS yang didasarkan atas tingkat dukungan pemecahan masalah. Materi kuliah ini dapat saudara download disini.

31 Desember, 2010 at 10:15 am 3 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Kalender

September 2016
S S R K J S M
« Apr    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Waktu Saat Ini

Arsip

Kata Bijak

Ketakutan dan kekhawatiran yang tidak beralasan tidak akan membawa perubahan apapun pada kehidupan kita. Keberanian mengambil risiko dengan di iringi do’a dan rasa percaya diri merupakan awal dalam meraih kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Pengunjung

  • 929,501 visitors

Negara Asal Pengunjung

free counters

Lokasi Pengunjung

Poling Hari Ini

Pembaca Terakhir

Join My Community at MyBloglog!
Jangan asal copy paste ya..
Academic,  Learning & Educational Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Website saya nilai
Rp 27.64 Juta

alexaku
counter