Sistem Pengendalian Manajemen: “Harga Transfer (Transfer Pricing)”

28 April, 2010 at 4:02 pm 12 komentar

Harga transfer muncul karena perusahaan berorientasi pada penggunaan desentralisasi atas semua kegiatan yang dilakukan. Salah satu tantangan utama dalam mengoperasikan sistem yang terdesentralisasi adalah merancang suatu metode akuntansi yang memuaskan untuk transfer barang dan jasa dari pusat laba yang satu ke pusat laba lainnya dalam perusahaan. Dalam arti sempit, harga transfer didefinisikan sebagai harga perpindahan barang atau jasa antar dua pusat laba atau lebih.

Prinsip dasar penentuan harga transfer adalah harga transfer sebaiknya serupa dengan harga yang akan dikenakan seandainya produk tersebut dijual ke konsumen luar atau dibeli dari pemasok luar. Materi kuliah ini dapat saudara download di sini.

Entry filed under: Pengendalian Manajemen. Tags: , , , .

Chikungunya: “Pencegahan dan Cara Pengobatannya” Segmentation and Target Market

12 Komentar Add your own

  • 1. Deta  |  20 Mei, 2010 pukul 7:27 pm

    Kalau terjadi transfer antar satu pabrik dengan pabrik yang lain (masih dalam 1 perusahaan), tetapi tidak ada unsur laba, jadi yang dihitung hanya HPP nya aja, dan bukan antar pusat laba, tetapi antar pusat biaya, itu bisa disebut harga transfer gak?
    Tolong jawabannya dikirim ke dhiea_tika@yahoo.com
    Terimakasih atas jawabannya ^_^

    Balas
    • 2. why_snu  |  26 Mei, 2010 pukul 2:45 pm

      pada hakikatnya harga transfer diperuntukan pada pusat laba karena pada pusat laba tersebut indikator kinerja diukur berdasarkan perbandingan antara input dan output, sementara itu pada pusat biaya indikator kinerja hanya didasarkan pada seberapa besar pusat biaya dapat meminimalisasi biaya yang digunakan, fungsi manufaktur dapat dimasukan dalam pusat biaya ini……..oleh karena itu, harga transfer tidak diperlukan dalam pusat biaya ini……akan tetapi, pada sebuah organisasi divisional hampir semua pusat tanggung jawab harus menjadi pusat laba, divisi tersebut tidak hanya menjadi pusat pendapatan atau pusat biaya semata….dengan demikian fungsi transfer pircing tersebut dimungkinkan untuk diterapkan oleh semua divisi yang ada……..jadi kalau saya cermati kasus di atas, pabrik tersebut bukan hanya merupakan pusat biaya akan tetapi pabrik tersebut harus berfungsi sebagai pusat laba…..HPP akan menjadi dasar untuk menentukan transfer picing yang akan dilimpahkan pada pabrik lainnya…..(walau mungkin tidak mengandung unsur laba)…….trims, ada yang mau menambahkan (saya sarankan untuk mencari refrensi lain)…

      Balas
  • 3. Ahid  |  18 Oktober, 2010 pukul 7:10 am

    kalau seupama dari setiap divisi berjuang dan berusaha buat memaksimalkan output dan meminimalkan input, apa gak berdampak pada penurunan kualitas barang>>??
    apa dari setiap davisi di perusahaan desentralisasi dan pusat laba diukur dengan rupiah??mintak kasi contoh ya??hhe,,makasi banyak ^_^

    Balas
    • 4. why_snu  |  18 Oktober, 2010 pukul 8:28 am

      harga transfer tidak akn menurunkan kualitas barg yg dihasilkan, ingat selain perusahaan menerapkan kebijakan harga transfer, perusahaan juga menerapkan TQM untk menjamin kualitas produk yg dihasilkan, harga transfer sebenarnya ditujukan untuk memberikan kepuasan/penghargaan yg sebanding dengan usaha yg dilakukan oleh masing2 divisi sehingga divisi yg efisien mendaptkan penghargaan yg lebih dibanding dg divisi yg inefisien. dg demikian masing2 divisi akan berlomba2 untuk meningkatkan kinerja mereka dg tetap berada pada standar kinerja yg telah ditetapkan.

      pd hakikatnya, pengukrn kinerja utk tiap divisi yg terdesentralisasi tidak seluruhnya menggunakan ukuran rupiah. ukuran tersebut didasarkan atas kinerja dari divisi tsb. sebagai contoh ukuran kinerja pd divisi pemasaran didasarkan atas market share atau pertumbuhan penjualan, divisi sdm tentu memiliki ukran kinerja yg lain, divisi R&D ukuran kinerjanya didasarkan pd seberapa banyak jumlah inovasi yg dihasilkan, jdi ukuran kinerja tidk sepnuhnya didasarkan pd rupiah.

      utk pusat laba (profit center) mau tidak mau harus diukur dg satuan moneter.

      salam, ada yg mau menambahkan atau mengoreksi?

      Balas
      • 5. Ahid  |  19 Oktober, 2010 pukul 7:20 am

        ..okeeyy…..makasih banyakk..:D

        brti kalo R&D trus pake pusat laba tetep juga tu pake satuan moneter???…

        Balas
  • 6. metta  |  16 November, 2010 pukul 8:09 pm

    bagaimana cara untuk menghindari harga semu dalam sebuah pusat laba. mohon di jawab ke email saya

    Balas
  • 7. aji  |  9 Februari, 2011 pukul 8:00 am

    bos,, jangan di pasword dong
    munta paswordnya plisssssssssss

    Balas
    • 8. why_snu  |  9 Februari, 2011 pukul 9:49 am

      buka ja dg memilih yg read only…………pswd hanya digunakan untuk memodifikasi isi dari file tsb ko, bukan u/ membuka file……..

      makasih ya……….salam………

      Balas
  • 9. Anonim  |  6 Mei, 2013 pukul 7:03 pm

    makasih unt tambahan referensi dr blog ini (^_^)

    Balas
  • 10. KHAIRUL FAIZ  |  12 Mei, 2013 pukul 2:27 pm

    bagi ilmu adalah pahala. password? ini bagi ilmunya kurang ikhlas.

    Balas
    • 11. why_snu  |  22 Mei, 2013 pukul 8:43 am

      buka ja dg memilih yg read only…………pswd hanya digunakan untuk memodifikasi isi dari file tsb ko, bukan u/ membuka file……..
      makasih ya……….salam………

      Balas
  • 12. Anonim  |  12 Desember, 2013 pukul 12:18 pm

    mengapa harga transfer dapat digunakan untuk penilain kerja ?
    tlong jwab ya gan

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2010
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Waktu Saat Ini

Arsip

Kata Bijak

Ketakutan dan kekhawatiran yang tidak beralasan tidak akan membawa perubahan apapun pada kehidupan kita. Keberanian mengambil risiko dengan di iringi do’a dan rasa percaya diri merupakan awal dalam meraih kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Pengunjung

  • 947,371 visitors

Negara Asal Pengunjung

free counters

Lokasi Pengunjung

Poling Hari Ini

Pembaca Terakhir

Join My Community at MyBloglog!
Jangan asal copy paste ya..
Academic,  Learning & Educational Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Website saya nilai
Rp 27.64 Juta

alexaku
counter


%d blogger menyukai ini: