Refleksi Diri: “Ini Musibah, Bencana, Teguran, atau Azab?”

27 April, 2010 at 10:06 am 1 komentar

Kesedihan merupakan sebuah reaksi yang manusiawi ketika kita menghadapi sebuah musibah. Akan tetapi bukanlah sikap yang bijak jika kita menghadapi setiap musibah yang menimpa pada diri kita dengan cara-cara barbar. Musibah merupakan hal yang wajar dalam hidup ini. Kawan, semua orang pasti pernah mengalami musibah, tidak ada seorangpun di dunia ini yang terlepas dari musibah yang menimpa manusia tersebut. Silih berganti musibah mewarnai hidup kita, musibah layaknya kuas yang mewarnai kanvas kehidupan kita. Sebijak apakah kita mengatasi musibah tersebut merupakan ujian bagi kita untuk melihat sejauh manakah tingkat kedewasaan kita dalam menghadapi pernak pernik kehidupan.

Kawan, sudahkah kita berintrospeksi diri dalam mengahadapi setiap musibah yang menimpa kita. Pernahkah terpetik secuil pertanyaan pada diri kita? Pernahkah kita bertanya, ini musibah, bencana, teguran atau azab yang ditimpakan pada kita sebagai umatNYA? Kawan, cobalah kita renungkan sejenak……

Kawan, musibah merupakan warna-warni kehidupan yang akan mendewasakan kita, musibah merupakan media yang diberkan oleh Beliau untuk menjadikan keimanan kita bertambah kuat. Musibah diciptakan bukan untuk melemahkan diri kita, akan tetapi musibah diciptakan untuk orang-orang terkasih yang ingin lebih mendekatkan diri pada Sang Maha Segala-galanya.

Kawan, musibah yang menimpa diri kita akan berbalik menjadi bencana andaikata kita tidak dapat menyikapinya secara bijak. Musibah akan membawa bencana bagi kita, yang akan membawa kita kepada jurang kehancuran hidup baik di dunia maupun di akhirat. Sikapilah musibah yang menimpa pada diri kita dengan sikap berserah diri, dan rala atas segala yang ditimpakan oleh Beliau pada diri kita agar musibah itu tidak menjadi bencana bagi kira.

Kawan, musiabah merupakan media introspeksi diri bagi kita. Dengan musibah, Beliau mengingatkan kita akan esensi kehidupan yang sebenarnya. Dengan musibah tersebut, Beliau memberikan teeguran pada diri kita agar kita tetap berjalan pada rel kebenaran sejati. Kawan, tidak sadarkan kita bahwa dalam kehidupan ini kita seringkali meninggalkan garis kebenaran yang telah ditetapkan olehNYA. Tidak sadarkan bahawa kita seringkali terlena akan gemerlapnya kemilau kehidupan dunia ini. Beliau mencoba mengingatkan kita, agar kita selalu berada pada jalan kebenaran yang hakiki.

Kawan, musibah tidak akan pernah ditimpakan pada orang-orang yang dzolim orang-orang yang mengingkari KemahasucianNYA. Musibah hanya ditimpakan pada orang-orang terkasih. Musibah merpakan hak orang-orang yang ingin meningkatkan derajat kemuliaannya. Bagian meraeka yang ingkar atas Keagungan NYA adalah azab yang amat pedih, yang akan mereka terima dalam kehidupan mereka maupun kehidupan setelah mati kelak.

Kawan, berserah dirilah pada NYA karena Beliaulah yang maha segala-galanya. Apa yang terbaik menurut kita belum tentu itu yang terbaik menurut Beliau, sedangkan yang terbaik menurut Beliau itulah hal yang terbaik bagi diri kita, hanya saja kita membutakan mata hati kita akan maksud yang tersembunyi dibalik itu semua.

Entry filed under: Refleksi Diri. Tags: , , , , .

Kamatian Merupakan Nasihat Bagi Orang Beriman Chikungunya: “Pencegahan dan Cara Pengobatannya”

1 Komentar Add your own

  • 1. firdaus  |  30 Oktober, 2010 pukul 12:34 pm

    nice post..
    klarifikasi sedikit bahwa Allah tidak pantas disbut dng Beliau tpi cukup dng DIA..🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2010
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Waktu Saat Ini

Arsip

Kata Bijak

Ketakutan dan kekhawatiran yang tidak beralasan tidak akan membawa perubahan apapun pada kehidupan kita. Keberanian mengambil risiko dengan di iringi do’a dan rasa percaya diri merupakan awal dalam meraih kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Pengunjung

  • 948,256 visitors

Negara Asal Pengunjung

free counters

Lokasi Pengunjung

Poling Hari Ini

Pembaca Terakhir

Join My Community at MyBloglog!
Jangan asal copy paste ya..
Academic,  Learning & Educational Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Website saya nilai
Rp 27.64 Juta

alexaku
counter


%d blogger menyukai ini: