Alirkan Kasih Sayang Dengan Memberi Tanpa Pertimbangan

9 Juni, 2009 at 1:44 pm 2 komentar

Cobalah kita awali hari-hari kita dengan niat untuk memberi. Mulailah dari sesuatu yang kecil dan tidak terlalu berharga di mata kita. Cobalah kita kumpulkan uang pecahan kita sedikit demi sedikit yang tercecer di sana sini dengan hanya satu tujuan kita berikan kepada oran lain. Apakah kita sedang berjalan di atas trotoar, yang di sana nampak sorang peminta-minta? Ulurkan tangan kita, berikan uang pecahan kecil yang telah kita kumpulkan tadi. Tak peduli bagaimana pendapat kita tentang kemalasan, dan lain sebagainya, tak usah berfikir panjang tentang mengapa meraka tidak bekerja saja, segera berikan kepingan uang yang telah kita sisihkan tadi.

Barangkali akan ada rasa kesal dan enggan pada mereka, kenapa merka tidak mau bekerja? Kenapa mereka hanya cuma dapat meminta-minta saja. Kawan, ingatlah bahwa tidak ada satu orangpun di dunia ini yang bercita-cita jadi peminta-minta. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang mau hidup menderita. Ingatlah bahwa kita kali ini hanya sedang berlatih memberi, mengulurkan tangan pada saudara-saudara kita dengan jumlah yang mungkin tidak berarti. Coba kita mulai rasakan, ada sesuatu yang mengalir pada diri kita melalui telapak tangan yang kita ulurkan tadi. Sesuatu itu bernama kasih sayang.

Sayangnya kasih sayang itu sekarang sudah menjadi sesuatu yang langka, sesuatu yang unik dan sesuatu yang kita enggan menyentuhnya. Jikalau setiap diri kita memiliki rasa itu, niscaya tidak akan pernah kita jumpai lagi orang-orang yang meminta belaskasihan di jalanan, orang yang mengais-ngais nasi di tong sampah, hanya dengan satu tujuan, mempertahankan hidup. Alangkah hinanya diri kita jikalau kita berkenyang-kenyang ria, sedangkan disampingkita kita jumpai orang yang tergolek tak berdaya karena ia tidak makan selama tiga hari. Coba kita bayangkan kawan, mana yang memiliki kedudukan lebih hina, mereka kah yang meminta-minta hanya untuk mempertahankan hidup, ataukah justru kita yang telah membiarkan mereka kelaparan dan menjadi peminta-minta untuk selamanya.

Memberi tanpa pertimbangan, tanpa mengharapkan balas jasa laksana menyingkirkan batu di aliran sungai. Arus sungai adalah rasa kasih sayang kita pada sesama. Sedangkan batu adalah kepentingan yang berpusat pada ego kita sendiri. Sesungguhnya bukan apa yang kita berikan, bukan terletak seberapa banyak yang kita berikan, kemurahan itu tidak terletak di tangan, kemurahan itu tidak terletak di benda yang kita berikah, akan tetap kemurahan itu terletak di hati kita.

Bagaimana kawan, sanggupkah kita merubah diri untuk menjadi orang yang bermurah hati?

Entry filed under: Motivasi. Tags: .

Penyakit Gagal Ginjal: Pengobatan dan Cara Pencegahannya Mengenal Batu Ginjal

2 Komentar Add your own

  • 1. Mida  |  16 Juni, 2009 pukul 3:09 am

    Waduh… klo tanpa pertimbangan kayanya ga bae juga deh… dalam memberi kita juga harus punya prioritas, mana yg lebih membutuhkan… (cuma pendapat awam ^_^) *peace*

    Balas
    • 2. murtaqicomunity  |  16 Juni, 2009 pukul 4:02 am

      peace jg…………): that fine……….

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Waktu Saat Ini

Arsip

Kata Bijak

Ketakutan dan kekhawatiran yang tidak beralasan tidak akan membawa perubahan apapun pada kehidupan kita. Keberanian mengambil risiko dengan di iringi do’a dan rasa percaya diri merupakan awal dalam meraih kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Pengunjung

  • 947,371 visitors

Negara Asal Pengunjung

free counters

Lokasi Pengunjung

Poling Hari Ini

Pembaca Terakhir

Join My Community at MyBloglog!
Jangan asal copy paste ya..
Academic,  Learning & Educational Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Website saya nilai
Rp 27.64 Juta

alexaku
counter


%d blogger menyukai ini: