Flu Babi dan Cara Pencegahannya

12 Mei, 2009 at 8:24 am Tinggalkan komentar

babiHeboh gi, heboh gi….lum selesai masalah yang berkaitan denagn flu burung (H5N1) sekarang sudah mewabah lagi flu babi. Sepertinya sekarang masanya binatang sedang pada sakit kali ya….Flu babi pertama kali di laporkan menginfeksi Amerika dan Meksiko. Korban meninggal di Meksiko sudah mencapai 68 orang, 20 orang positif flu babi dan 1.004 orang terinfeksi. Sementara di Amerika flu babi telah menginfeksi 8 orang di Texas dan California. Ditemukannya wabah flu babi ini apakah menjadi bertanda akan terjadinya pandemik flu babi seperti kejadian flu burung beberapa tahun silam. Sampai saat ini belum diketahui pasti akan terjadinya pandemik atau tidak tetapi yang penting antisipasi dan pencegahan ke arah itu harus diwaspadai.

Flu babi merupakan penyakit flu yang disebabkan oleh virus influenza tipe A. Virus ini termasuk dalam keluarga Orthomyxoviridae. Virus flu babi masih satu genus dengan virus penyebab flu burung. Virus influenza A ini menjadi perhatian karena galur virus yang berbeda menyebabkan influenza pada unggas, kuda dan babi. Flu babi merupakan salah satu penyakit zoonosis yang ditakuti selain flu burung karena dapat menginfeksi manusia.

Sejarah Influenza Babi

Influenza babi pertama kali diamati di Amerika Serikat bagian Tengah Utara pada saat terjadinya epidemik influenza manusia tahun 1818-1819, dan dalam jangka waktu lama dilaporkan hanya terjadi di daerah tersebut (tempat terjadinya wabah tahunan pada setiap musim dingin). Influenza babi merupakan penyakit pernafasan yang paling sering menyerang babi di Amerika Utara. Pada tahun 1968, wabah juga dilaporkan terjadi di Kanada, Amerika Selatan, Asia dan Afrika. Di Eropa, flu babi berjangkit pada tahun 1950-an di Cekoslovakia, Inggris dan Jerman Barat, kemudian virusnya sepertinya menghilang.

Wabah kembali berjangkit tahun 1976 di Italia bagian utara dan menyebar ke Belgia dan Prancis bagian utara pada tahun 1979. Isolate virus influenza babi yang diambil di Eropa selama dan setelah 1979 berkerabat tetapi jauh berbeda dengan galur klasik yang dijumpai di Amerika Serikat. Secara antigenik dan genetik isolat Eropa, kecuali Italia (serupa dengan galur Amerika Serikat) berkerabat dekat dengan isolat virus H1N1 dari itik. Dengan demikian dua varian antigenic yang berbeda dari virus influenza babi dari subtipe H1N1 dan beredar bersama-sama pada babi di berbagai belahan dunia. Babi juga dapat diinfeksi oleh galur virus influenza H3N2 yang berasal dari manusia dan unggas tetapi infeksinya tidak terlalu kentara.

Epidemiologi

Influenza babi biasanya muncul ketika babi yang berasal dari kawanan terinfeksi dimasukkan ke kawanan yang peka. Penyakit ini seringkali muncul bersamaan pada beberapa peternakan di suatu daerah dan terjadi wabah. Wabah mulai timbul pada akhir musim gugur dan paling buruk selama musim dingin. Virus keluar melalui ingus, dan penularan dari babi ke babi lainnya melalui kontak langsung atau menghirup partikel-partikel kecil dalam air yang mengandung virus.

Virus influenza babi (H1N1) juga menginfeksi kalkun dan manusia. Infeksi pada kalkun dapat menimbulkan gejala klinis penyakit pernafasan atau menurunnya produksi telur dan meningkatnya jumlah telur yang tidak normal. Infeksi pada manusia relatif biasa terjadi pada jagal dan peternak babi dan dapat menyebabkan penyakit pernafasan, terjadinya demam, lesu, letih, nyeri tenggorokan, penurunan nafsu makan, dan mungkin diikuti muntah, mual dan diare. Penularan dari manusia ke manusia biasanya terbatas dan belum ada catatan pasti.

Babikah Pembawa Virus Ini?

Babi sering kali dikatakan sebagai “ladangnya virus”. Burung tidak bisa menularkan virus flunya kepada manusia, sedangkan babi sangat rentan mengidap virus ini. Sudah lama para ahli mengkhawatirkan virus yang diidap oleh babi ini bermutasi menjadi virus yang lebih berbahaya dan bisa menular ke hewan dan bahkan manusia, dan saat ini mungkin adalah kekhawatiran yang sudah menjadi kenyataan. Pusat pencegahan penyakit AS, CDC, saat ini sedang berusaha keras untuk membuat vaksin dari virus Flu babi ini.

Bagaimana Penularan Flu Babi?

Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.

Bagaimana Gejala Flu Babi?

Gejala Flu babi ini mirip seperti penyakit Flu pada umumnya. Badan demam, terasa lelah, tidak ada nafsu makan dan juga batuk. Selain itu pemderita akan mengalami tenggorokan sakit, hidung yang berlendir, muntah-muntah sampai dengan diare.

Selain itu, gejala infeksi virus flu babi termasuk demam, diorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, kehilangan kesadaran, yang berakhir pada kematian. Menurut Pusat Imunisasi dan Penyakit Pernapasan Amerika Serikat, virus H1N1 kebal terhadap obat anti flu seperti amantandine dan rimantandine. Namun zat aktif obat anti flu burung Tamiflu yaitu oseltamivir dan zat aktif obat anti influenza A, zanamivir, efektif mengatasi gejala flu babi pada manusia.

Jika anda mengalami gejala ini, tetaplah tinggal dirumah untuk menghindari penularan ke orang lain. Hubungi dokter untuk meminta pengarahan, dan jangan sampai anda mengunjungi klinik kesehatan atau bahkan rumah sakit yang belum diketahui secara jelas apakah bisa menangani Flu babi.

Cara Pencegahan Terhadap Virus Flu Babi

Yang pasti adalah hindari kontak langsung dengan babi karena penularan flu babi melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung dengan penderita, kemudian Masa inkubasinya 3-5 hari. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk mewaspadai seperti halnya terhadap flu burung. Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut apabila bersin, mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu adalah tahap awal menghindari flu babi.

Cara Menghindari Flu Babi

Mencuci tangan anda secara teratur menggunakan sabun pembunuh kuman/antiseptik. Jika anda bepergian, gunakan masker untuk menghindari penularan kuman dari virus Flu babi ini.

(Dari berbagai sumber)

Tulisan terkait:

Entry filed under: Kesehatan. Tags: .

Flu Burung dan Cara Penyebarannya Cara Pengobatan dan Pencegahan Flu Burung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Waktu Saat Ini

Arsip

Kata Bijak

Ketakutan dan kekhawatiran yang tidak beralasan tidak akan membawa perubahan apapun pada kehidupan kita. Keberanian mengambil risiko dengan di iringi do’a dan rasa percaya diri merupakan awal dalam meraih kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Pengunjung

  • 947,366 visitors

Negara Asal Pengunjung

free counters

Lokasi Pengunjung

Poling Hari Ini

Pembaca Terakhir

Join My Community at MyBloglog!
Jangan asal copy paste ya..
Academic,  Learning & Educational Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Website saya nilai
Rp 27.64 Juta

alexaku
counter


%d blogger menyukai ini: