Pneumokokus-Penyebab Kematian Pada Balita

5 April, 2009 at 3:37 am Tinggalkan komentar

peneumokokusIstilah Pneumokokus seringkali hinggap di telinga para orang tua yang meiliki anak balita. Namun kenyatan yang ada, banyak orang tua yang belum tahu persis apa itu Pneumokokus, seberapa bahanyanya dan mengapa balita butuh proteksi. Pneumokokus sering juga disebut dengan istilah IPD (Invasive Pneumococcal Disease). Bakteri ini secara alami hidup di rongga hidung dan tenggorokan.

Pada balita, bakteri ini bisa menjadi ganas bila kondisi tubuh melemah atau baru sembuh dari sakit. Bakteri pneumokokus dapat masuk melalui saluran sinus dan menyebabkan sinusitis atau masuk ke saluran telinga dan menyebabkan radang pada telinga (otitis media). Bakteri ini mudah menyebar pada lingkungan hunian padat, tempat-tempat umum, seperti mal, sekolah atau tempat penitipan anak. Penyebarannya akan menjadi lebih cepat pada sat pergantian musim dan di musim hujan. Penyebaran Pneumokokus sangat mudah, yaitu dapat melalui udara, dan dapat pula ditularkan melalui lendir hidung.

Apabila bakteri ini masuk kedalam sirkulasi darah akibatnya bisa fatal. Rentetan jenis penyakit Pneumokokus yaitu seperti radang paru (pneumonia), radang selaput otak (menginitis), dan infeksi darah (bakteremia) serta spesialis penyakit lainnya yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Kalaupun bisa akan meninggalkan cacat permanen.

Penyakit Penemokokus adalah sekelompok penyakityang terdiri dari meningtis, peneumonia, infeksi telinga tengah, infeksi darah dan sinus. Penyakit ini dapat menyebabkan kehilangan pendengaran permanen, kerusakan otak, cacat fisik, keterbelakangan mental, bahkan kematian pada anak-anak. Penyakit ini sulit dideteksi karena gejala awalnya mirip dengan flu biasa.

  • Gejala Miningitis antara lain: Demam, nyeri kepala hebat, mual, muntah, kaku leher, dan tidak sadar.
  • Gejala Peneumonia antara lain: Demam menggigil, batuk hebat, sesak, dan nyeri dada saat bernafas.
  • Gejala Infeksi telinga tengah: Nyeri pada telinga, demam, gangguan pendengaran, dan keluar cairan dari telinga.
  • Gejala Infeksi darah antara lain: Demam tinggi
  • Gejala Sinus antara lain: Pilek terus menerus, batuk, demam ringan, dan sakit kepala

Setiap orang dapat terserang, karena bakteri Pneumokokus secara normal berada di dalam rongga hidung dan tenggorokan, dan akan menjadi ganas pada anak-anak di bawah 2 tahun. Segeralah berkonsultasi dengan dokter apablila gejala Peneumokokus terlihat. Pencegahan awal pada balita dapat dilakukan dengan memberikan vaksinasi Penemokokus (IPD)

(Dari berbagai sumber)

Entry filed under: Kesehatan. Tags: .

Anda Termasuk Dikelompok Yang Mana? Penghambat Kreativitas Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Waktu Saat Ini

Arsip

Kata Bijak

Ketakutan dan kekhawatiran yang tidak beralasan tidak akan membawa perubahan apapun pada kehidupan kita. Keberanian mengambil risiko dengan di iringi do’a dan rasa percaya diri merupakan awal dalam meraih kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

Pengunjung

  • 947,371 visitors

Negara Asal Pengunjung

free counters

Lokasi Pengunjung

Poling Hari Ini

Pembaca Terakhir

Join My Community at MyBloglog!
Jangan asal copy paste ya..
Academic,  Learning & Educational Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Website saya nilai
Rp 27.64 Juta

alexaku
counter


%d blogger menyukai ini: