Posts filed under ‘Parenting’
Tips Membaca Yang Menyenangkan Bagi Anak
Meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak terasa gampang-gampang susah. Dengan membanjirnya tayangan televisi dan permainan menyebabkan anak cenderung sulit kalau diajak untuk membaca. Anak-anak akan cenderung memilih hal-hal yang menurut mereka menyenangkan, menggembirakan dan menyebabkan ceria dibanding dengan aktivitas yang membosankan seperti membaca.
Anak-anak memiliki segudang cara untuk memanipulasi lingkungannya sehingga sesuai dengan keinginan mereka da membuat mereka lebih bersemangat. Sebaliknya, Baca Selanjutnya…
Bila Anak Dirawat Di Rumah Sakit
Dirawat di rumah sakit bisa menjadi momok dan pengalaman yang mengerikan bagi anak-anak maupun kita sendiri. Kita seringkali mengalami hal-hal yang tidak menyenagkan selama di rumah sakit, mulai dari lingkungan rumah sakit yang asing, serta pengobatan maupun pemeriksaan yang kadang kala menyakitkan bagi si anak. Oleh karena itu, orang tua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilik rumah sakit yang terbaik bagi buah hatinya. Adapun hal yang perlu dipertimbangkan tersebut adalah: Baca Selanjutnya
Tips Mengatasi Anak Malas Sekolah
Seringkali kita lihat anak yang malas kalau disuruh untuk berangkat ke sekolah. Sesekali anak malas untuk kesekolah adalah hal yang wajar, akan tetapi jika hal ini berlangsung terus menerus tentunya akan membawa dampak yang buruk bagi masa depan anak nantinya. Hal ini tentunya memerlukan penanganan yang bijak dari orang tua untuk menyadarkan arti pentingnya sekolah pada diri anak tersebut.
Banyak dari orang tua, kadangkala berusaha membujuk anak yang malas sekolah tersebut dengan iming-iming barang atau sesuatu yang paling disukai oleh akan tersebut, agar ia mau bersekolah. Baca Selanjutnya…
Menjaga Kondisi Anak Tetap Prima Selama Berpuasa
Mengenalkan anak untuk melakukan amal ibadah yang wajib maupun sunah sejak usia dini merupakan cara yang bijak untuk membentuk sikap mental positif pada anak tersebut. Anak yang dibiasakan melakukan ibadan sejak dini, akan memiliki rasa tanggung jawab, percaya diri, rela berkorban, dan tidak sombong serta tidak angkuh.
Seorang anak yang dibiasakan menabung dan bersedekah sejak usia dini cenderung akan memiliki sikap tidak boros dan memiliki rasa kepedulian kepada orang yang kurang mampu yang tinggi setelah Baca Selanjutnya…
Tips Mendorong Dan Menumbuhkan Kemandirian Anak
Masa balita merupakan usia emas untuk meletakan prinsip dasar yang nantinya akan digunakan anak pada masa selanjutnya. Kemandirian harus mulai dikenalkan kepada anak sedini mungkin. Dengan kemandirian akan menghindarkan anak dari sifat ketergantungan pada orang lain, dan yang terpenting adalah menumbuhkan keberanian dan motivasi pada anak untuk terus mengeksploitasi pengetahuan-pengetahuan baru.
Dalam riset terbaru mengenai perkembangan kepercayaan diri dan kepercayaan antara anak dengan orang tua ditemukan bahwa jika anak merasa aman, maka anak akan lebih mau melakukan penjelajahan sendiri, lebih mampu mengelola stres, mempelajari ketrampilan baru, dan berhubungan dengan orang lain serta memiliki kepercayaan lebih bahwa mereka cukup kopenten untuk menghadapi lingkungan. Baca Selanjutnya…
Mencegah Gigi Anak Gigis Atau Ompong
Banyak kita jumpai anak-anak yang masih kecil tapi gigi bagian depan gigis atau ompong. Walaupun gigi anak tersebut masih dapat tumbuh lagi secara alamiah, namuh dilihat dari penampialan dan segi kesehatan dapat membawa dampak yang buruk pada anak tersebut. Seperti kita ketahui bersama bahwa mulut merupakan tempat masuknya makan ke dalam tubuh untuk pertama kali. Gigi yang gigis atau banyak berlubang merupakan tempat yang kondusif bagi berkembangnya kuman atau bakteri yang dapat langsung masuk ke tubuh si anak. Akibatnya adalah akan akan rentan terhadap berbagai macam penyakit.
Gigi buah hati anda merupakan bagian yang akan terus berkembang seperti anggota tubuh lainnya, meskipun tampak seperti benda keras. Banyak hal yang mempengaruhi kesehatan gigi dan gusi sehingga tumbuh sehat dan kuat.
Cara yang paling umum untuk memperbaiki kondisi gigi yang gigis tersebut adalah mengurangi konsumsi gula (terutama susu yang merupakan asupan utama anak anda). Tidaklah bijak seandainya kita membiarkan anak kita minum susu (jus) yang manis kemudian di biarkan langsung tidur tampa menggosok gigi. Kebiasaan tersebut lama kelamaan akan menghancurkan gigi anak tersebut. Baca Selanjutnya…
Tips Berlibur Bersama Si Kecil
Musim liburan udah hampir tiba, inilah saatnya mengajak keluarga untuk bertamasya bersama, menghilangkan penat dan stress setelah setahun berkutat dengan rutinitas di kantor. Bertamasya bersama keluarga merupakan media yang ampuh untuk makin meningkatkan keakraban dan keintiman atara orang tua dengan buah hatinya.
Untuk perjalanan bersama anak, apaliagi si kecil, mobil pribadi merupakan sarana angkutan yang paling ideal. Hal ini dikarenakan, dengan mobil pribadi kita lebih bebas menentukan waktu keberangkatan dan kepulangan nantinya, serta kegiatan selingan seperti makan, melemaskan otot yang kaku maupun menikmati pemandangan ditengah perjalanan. Yang lebih penting, dengan mobil pribadi kita bisa membawa semua perlengkapan si kecil yang dibutuhkan.
Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan pada saat kita akan bertamasya bersama keluarga dengan menggunakan mobil pribadi yaitu: Baca Selanjutnya…
Penghambat Kreativitas Anak
Secara umum, orang tua dan pendidik harus menumbuhkembangkan kreatifitas anak. Ibarat kendi, pendidikan yang tepat buat anak dengan kemampuan intelektual rata-rata akan memenuhi kendi yang sedang, akan tetapi bila dituang ke dalam kendi yang besar tentu tidaklah cukup. Masih ada ruang yang kosung untuk diisi. Dengan demikian pendidikan setiap anak memerlukan porsi yang tepat agar kemampuan intelektual dan bakat anak bisa berkembang dengan optimal.
Beberapahal yang dapat menghambat tumbuh kembang kreatifitas anak adalah:
- Tidak adanya dorongan bereksplorasi. Orang tua tidak pernah merangsang anak dengan pertanyaan dan kurang membangkitkan rasa ingin tahu anak akan dapat menghambat kreativitas. Termasuk bila sering menjawab prtanyaan anak dengan jawaban-jawaban yang irasional, seperti “Sudah dari sononya ko…”.
- Jadwal yang terlalu ketat. Bila penadwalan kegiatan bagi anak terlalu padat, anak akan kehilangan salah satu unsur dalam pengembangan kreativitas.
- Terlalu menekankan “kebersamaan keluarga”. Anak butuh waktu untuk sendiri, untuk mengembangkan kreativitasnya. Oleh karena itu, biarkan anak menyendiri dalam waktu-waktu tertentu.
- Tidak boleh berkhayal. Berkhayal bagi anak bukan kegiatan percuma. Anak justru dapat mengembangkan kreativitas dengan melakukan imajinasi. Peran orang tua hanya mengarahkan anak saja, agar khayalan si anak lebih terarah.
- Orang tua konservatif. Orang tua yang konservatif biasanya tidak berani menyimpang dari pola sosial lama. Orang tua model ini biasanya cepat khawatir dengan proses aktivitas anak yang umumnya berada diluar gari kebiasaannya.
- Overportective. Pelindungan yang berlebihan bagi anak akan menghilangkan kesempatan mereka bereksplorasi dengan cara baru atau dengan cara yang berbeda.
- Disiplin otoriter. Disiplin otoriter mengarah pada tidak bolehnya anak menyimpang dari prilaku yang disetujui orangtua. Akibatnya anak tidak akan kreatif.
- Penyediaan alat bermain yang terlalu terstruktur. Alat permainan yang sangat terstruktur akan menghilangkan kesempatan anak dalam melakukan kegiatan bermain secara kreatif.
Bagaimana menurut Anda?
Tips Sehari Bersama Ayah
Buanglah jauh-jauh perasaan ragu untuk seharian bermain dengan buah hati anda. Percayalah buah hati kita tidak akan pernah menilai kita dari penampilan luarnya, jika kasih sayang dan perhatian yang tulus kita curahkan pada mereka. Berikut tips yang dapat kita gunakan untuk bermain dengan buah hati kita yang diperoleh dari Majalah Parent Guide:
- Jadilah Ayah yang paling gagah di mata buah hati kita
- Jadilah teman terbaik untuk bermain dengan buah hati kita
- Jangan takut buah hati kita menjadi kurang ajar atau tidak lagi hormat pada kita
- Letakan keakraban dengan buah hati melalui bermain yang menyenangkan dan berkesan
- Peluklah si kecil, dengan begitu buah hati akan merasakan kasih sayang anda sebagai seorang Ayah
Go to tray…..
Sehari Bersama Ayah
Seminggu sudah anda bergelut dengan pekerjaan anda. Pergi pagi buta pada saat anak anda masih tidur nyenyak kedinginan, dan pulang malam yang juga dah buta pada saat anak anda sudah terbuai oleh mimpi-mimpi. Pada saat liburan menjelang anda masih suga disibukan oleh pekerjaan yang setumpuk. Apakah yang sebenarnya kita kejar selama ini? Uang, anak, kesenangan atau apa……..? Cukupkah anak-anak kita hanya diberi dengan segepok uang….? Puaskah mereka dengan perlakuan itu semua? Jangan kita sia-siakan liburan kita untuk pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai. Luangkan waktu kita untuk buah hati yang masih memerlukan kasih sayang kita. Bepergian berdua saja dengan anak pada waktu-waktu khusus ternyata membuat anak merasa di istimewakan, anak merasa di hargai kebradaannya, yang jelas anak merasa memiliki seorang ayah yang perhatian.
Menrut Alzena tidak ada perbedaan yang mencolok antara pembinaan anak perempuan dengan anak laki-laki. Syarat utamanya adalah fun. Perbedaan mendasar tidak ada apa saja boleh dimankan oleh Ayah dan anak selama keduanya merasa nyaman. Selain bermain dengan anak harus menyenangkan, ada beberapa hal yang harus kita hindari pada saat bermain, yaitu:
- Jangan bersikap menjadi orang dewasa yang memerintah dan menyuruh anak melakukan ini dan itu.
- Matikan handpon kita, supaya teman-teman sekantor tidak menggangu keasikan bermain dengan si kecil.
- Jangan mengenakan pakaian yang formil tetapi kenakan baju-baju santai.
Buat kegiatan yang menyenangkan dan mengesankan bagi buah hati kita. Banyak kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan berdua oleh Ayah dengan buah hatinya, diantaranya: bersepeda keliling kampung (lo yang da kampung), berenang, joging, makan direstoran, makan di warteg, mencucui kendaraan bersama, naik angkutan umum dan lain sebagainya. Pada saat berdua inilah saat yang terbaik menanamkan ideologi, dan prinsip hidup serta pendidikan kepada buah hati kita. Dengan kegiatan sehari bersama buah hati kita ini anak akan merasa lebih di sayangi dan lebih dihargai oleh orang tuanya.
Bagaimana menurut Anda?
(Dari berbagai sumber)















Komentar